komentatorlepas.net Jurnalisme terlalu penting untuk hanya dipercayakan kepada para wartawan, atau mereka yang mengaku wartawan.—Farid Gaban

Media


Salah kamar

Editorial Koran Tempo versi online hari ini, 20 Agustus 2008, dimuat dengan dua link yang berbeda. Pertama di seksi editorial: [link] dan yang kedua di seksi olahraga: [link].
Sebuah editorial yang dimuat di seksi olahraga? Itu namanya salah kamar :)
Oh iya, ngomong-ngomong, selamat untuk Koran Tempo yang memutuskan menggratiskan isi korannya di versi online. Begitu kek [...]

Imaduddin, bukan Imaddudin

Harian Kompas edisi 3 Agustus 2008 salah mengeja nama cendikiawan cendekiawan (terimakasih Daus) muslim Imaduddin Abdulrahim menjadi “Imaddudin Abdurrahim”.

Sebenarnya Kompas ada beberapa kali menuliskan nama yang benar — nama yang juga tertera pada daftar penerima Bintang Mahaputra di Sekretariat Negara.
Namun entah apa yang terjadi hari itu sampai-sampai mereka salah mengeja.

Api dalam sekap

Belakangan ini saya lebih banyak membaca okezone.com daripada detik.com sebab tata letak yang pertama lebih memikat mata. Dan saya jadi sadar, situs ini lumayan banyak juga ya salah ketiknya!
Contohnya seperti siang ini, dalam berita tentang peran Jusuf Kalla di Aceh. Paragraf ke-4 berita itu berbunyi:
Dia menambahkan, permasalahan di Aceh, Poso, dan Ambon, diibaratkan Fajroel seperti [...]

Sampahnya belum dibuang

Ketika menerjemahkan atau menyunting sebuah tulisan (pekerjaan sampingan, sodara-sodara), saya biasanya langsung mengerjakannya di dokumen yang sama, paragraf demi paragraf. Saya akan membuat paragraf baru persis di atas paragraf yang sedang dikerjakan.
Kemudian kalau sudah selesai, saya membuang semua paragraf lama — sampah penerjemahan.
Tetapi, sepertinya wartawan British Broadcasting Corporation (BBC) Siaran Indonesia lupa membuang “sampah” terjemahan [...]

← Before