Satu milenium seribu tahun
Azyumardi Azra, mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah, mungkin sedang terburu-buru menulis sehingga tidak ingat bahwa satu milenium itu seribu tahun, bukan seratus.
Itulah sebabnya dalam kolomnya di Republika hari ini, kita bisa menemukan tiga kata “milenium” yang tidak pada tempatnya.
- Pada judul: “Kebangkitan Nasional Milenium II”
- Pada alinea pertama: “Hari-hari ini, bangsa Indonesia memperingati 100 tahun atau satu milenium Kebangkitan Nasional 2008.”
- Pada alinea keempat: “Jika pada masa Kebangkitan Nasional 1908, imagined communities itu mengambil reka bentuk dasarnya dalam sebuah ‘negara-bangsa’ Indonesia yang merdeka dan berdaulat, apakah imajinasi kreatif bangsa ini untuk seabad ke depan dalam masa-masa Kebangkitan Nasional menginjak milenium kedua?”
Sekiranya yang dimaksud adalah seratus tahun, sebaiknya semua “milenium” diganti “abad”.
Dan sekiranya Pak Azyumardi Azra butuh proofreader pribadi, sebaiknya… Ah nggak jadi ah hehehe :P
20 Comments