komentatorlepas.net Jurnalisme terlalu penting untuk hanya dipercayakan kepada para wartawan, atau mereka yang mengaku wartawan.—Farid Gaban

Satu milenium seribu tahun

Azyumardi Azra, mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah, mungkin sedang terburu-buru menulis sehingga tidak ingat bahwa satu milenium itu seribu tahun, bukan seratus.

Itulah sebabnya dalam kolomnya di Republika hari ini, kita bisa menemukan tiga kata “milenium” yang tidak pada tempatnya.

  1. Pada judul: “Kebangkitan Nasional Milenium II”
  2. Pada alinea pertama: “Hari-hari ini, bangsa Indonesia memperingati 100 tahun atau satu milenium Kebangkitan Nasional 2008.”
  3. Pada alinea keempat: “Jika pada masa Kebangkitan Nasional 1908, imagined communities itu mengambil reka bentuk dasarnya dalam sebuah ‘negara-bangsa’ Indonesia yang merdeka dan berdaulat, apakah imajinasi kreatif bangsa ini untuk seabad ke depan dalam masa-masa Kebangkitan Nasional menginjak milenium kedua?”

Sekiranya yang dimaksud adalah seratus tahun, sebaiknya semua “milenium” diganti “abad”.

Dan sekiranya Pak Azyumardi Azra butuh proofreader pribadi, sebaiknya… Ah nggak jadi ah hehehe :P


20 Comments

Lha, kenapa nggak diterusin Kram? Ahahaa

Posted by Echi on 16 May 2008 @ 10am

Iya Kram, kenapa nggak diterusin? Emang masang harga berapa? Hahahahaha. Piss jek.

Posted by hapsari on 16 May 2008 @ 4pm

ko’ gak ditrusin sih…..
lam kenal ya mas…

Posted by Rita on 16 May 2008 @ 8pm

Hohoho. Pasang harga berapa yaa… Nanti dulu dong, kita bertemu dulu baru membicarakan harga.

#Rita: Salam kenal juga…

Posted by ikram on 16 May 2008 @ 9pm

hahaha…
ikram back to his old style :D

*lo masih sempat ya jd proofreader koran laen ? gilak!

Posted by leksa on 18 May 2008 @ 1am

Mungkin beliau sedang mempraktekkan penggunaan majas hiperbola, kram.

Posted by Azhar on 18 May 2008 @ 5am

You know what? Majalahku juga pernah begitu. Untung ada proses review dari sono, jadi masih sempat diperbaiki.

Posted by daustralala on 18 May 2008 @ 9pm

Leksa, what do you mean by “his old style”? :P

Gua lagi iseng baca Republika di ruang rapat.. Eh beruntung jadi ada bahan buat blog…

Azhar: Majas hiperbola mana yang mengatakan satu milenium itu seratus tahun? Kayanya nggak ada deh :P

Mas Firman: Cerita lebih lengkap dong di blog ente.

Posted by ikram on 18 May 2008 @ 11pm

semua tulisan diawasi..makanya sekarang gw hati2 klo nulis :p..wakakakak. thx atas koreksinya kram..

Posted by cewektulen on 19 May 2008 @ 1pm

Waah, nggak sampe segitunya kali ‘Nja.. Hehee.
Ini murni supaya ada bahan buat nulis blog doang kok :)

Posted by ikram on 19 May 2008 @ 6pm

“To err is human.”

Bahkan seorang mantan rektor pun bisa saja tidak ingat kalau satu milenium itu seribu tahun, bukan seratus.

Itulah gunanya ada proofreader di koran-koran…. Hohohoh.

Posted by ikram on 19 May 2008 @ 6pm

jadi, kesalahan bukan aib bagi sebagian orang!

Posted by pudakonline on 24 May 2008 @ 11pm

Untungnya, sekaligus sayangnya, bukan :)

Posted by ikram on 24 May 2008 @ 11pm

pasang harga buat AA, boleh tinggi. kalo buat blog gw, gratis kan?

Posted by isnuansa on 27 May 2008 @ 12pm

Sebaiknya………

Posted by Ade on 28 May 2008 @ 1am

Iya, jadi suka ‘parno’ sendiri kalau menulis artikel atau bahkan hanya sekadar membuat postingan di blog. Takut-takut jadi boomerang. Hehehe

Posted by dian on 28 May 2008 @ 6pm

Saling mengoreksi itu menyenangkan :)

Posted by ikram on 30 May 2008 @ 9pm

yo manusiawilah jika ada kekhilafan…

Posted by Ndoro Seten on 3 June 2008 @ 10am

Ikram bener2 udah cocok jadi proofreader…

Posted by edratna on 4 June 2008 @ 10pm

halo, pingsan ya? blognya terbengkalai neh. makanya jangan poligami kram. :)

Posted by irfan on 5 June 2008 @ 10am

Leave a Comment

Tentang parkir khusus pengendara perempuan Yang mana yang benar?